Walang sangit, atau stink bug, memiliki beberapa adaptasi penting yang membantunya bertahan hidup. Salah satu fitur utamanya adalah kemampuannya mengeluarkan bau menyengat sebagai bentuk pertahanan. Saat merasa terancam, mereka dapat mengaktifkan kelenjar khusus yang mengeluarkan zat berbau tajam, efektif untuk mengusir predator yang tidak menyukai aroma tersebut. Selain itu, warna dan pola tubuh walang sangit membantu mereka berkamuflase di lingkungan alami. Banyak spesies memiliki warna yang menyerupai daun atau kulit pohon, yang memudahkan mereka menghindari perhatian predator. Kamuflase ini memberikan kesempatan lebih bagi mereka untuk bertahan hidup. Reproduksi yang cepat juga merupakan adaptasi penting bagi walang sangit. Mereka dapat menghasilkan banyak keturunan dalam waktu singkat, yang penting untuk mempertahankan populasi di tengah risiko dari predator. Sebagai herbivora, mereka juga fleksibel dalam memilih sumber makanan, karena bisa menghisap getah dari berbagai jenis...