Langsung ke konten utama

Seorang Bocah Yang Menjinakkan Angin (by William Kamkwamba dan Bryan Mealer)

Persiapan kincir angin nya sudah selesai dia tinggal menunggu benda itu berfungsi tapi dia masih merasakan otot-otot lengan nya terbakar karna bekerja terlalu keras, Semuanya sudah di posisi. Mesin sudah terpasang dengan aman dan menaranya sudah stabil. Melihatnya sekarang mengingatkan ku akan sebuah benda yang pernah ku lihat di mimpi. Berita tentang mesin itu sudah tersebar luas para pedagang dan orang-orang sekitar rela meninggal kan kegiatan yang sedang mereka lakukan hanya untuk melihatnya. Ada yang mengejek ada juga yang menertawakan ku ini saat nya aku membuktikan kepada mereka, Mesing nya menyala orang-orang saling mendorong hanya untuk melihat cahaya. gelombang cahaya yang dihasilkan oleh kincir angin buatan ku dan bantuan dari orang sekitar ku yang percaya kepada ku.

Chapter 1
Sebelum aku menemukan keajaiban ilmu pengetahuan dunia ku dipenuhi oleh sihir. Sihir dan misteri nya membayangi hidup ku, Salah satu kenangan yang paling ku ingat adalah saat aku berusia enam tahun dan sedang bermain di jalan ketika sekelompok anak-anak pengembala menghampiriku dan menawar kan sejumlah permen karet. Aku diam terpaku daun-daun kering yang jatuh sudah tak bergerak lagi, Pengembala itu memberikan aku satu genggam penuh permen karet aku langsung menaruh semua nya ke mulut ku cairan manis warna-warni permen karet itu membasahi dagu dan bajuku, Keesokan harinya seorang pedagang yang menaiki sepeda berhenti untuk mengobrol dengan ayahku dia berkata kalau dia menjatuh kan sekarung permen karet. Beberapa pedagang lagi memberitahunya tentang anak-anak pengembala yang membagikan permen karet itu. Dia pun marah besar dan memberi ancaman kepada siapapun yang telah memakan permen karet nya "Aku telah menemui sing'anga dan siapapun yang memakan permen karet itu akan menyesal". Aku yang telah menelan permen karet itu kemarin merasakan ketakutan yang sangat dalam rasa manis yang kuingat tiba-tiba berubah meracuni lidah ku. Aku mencoba memuntahkan nya untuk menghindari kutukan itu tapi sekuat apapun aku mencoba hanya air liur yang keluar mengotori daun daun. Lalu, Aku berlari ke pelukan ayahku supaya aku bisa terlindungi dari setan "Aku memakan permen karet curian itu" kataku "Aku tidak mau mati" air mata menutupi kata-kataku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Magang Dalam Bidang Pembangunan

Hai namaku Ashghar, Aku sedang menjalankan tugas magang yang diberikan sekolah ku  https://flexischoolpbd.org  dan aku memilih untuk magang di tempat ibu ku ingin membuat rumah kontrakan, Aku menjalakan tugas seperti mengaci tembok, menempelkan adukan semen ke tembok dan mengayak pasir. Aku akan menunjukan beberapa foto untuk dokumentasi.                                                             Ini adalah tempat magang ku                                                                                                                   Dan itu tempa...

𝓫𝓲𝓴𝓮 𝓿𝓵𝓸𝓰 (𝓮𝓷𝓰𝓵𝓲𝓼𝓱 𝓿𝓮𝓻)

𝓽𝓱𝓲𝓼 𝓲𝓼 𝓪 𝓿𝓵𝓸𝓰 𝓪𝓫𝓸𝓾𝓽 𝓶𝔂 𝓫𝓲𝓴𝓮 𝓪𝓷𝓭 𝓲𝓽𝓼 𝓱𝓲𝓼𝓽𝓸𝓻𝔂 𝓪𝓷𝓭 𝓼𝓹𝓮𝓬𝓼 𝓲𝓽 𝓲𝓼 𝓿𝓮𝓻𝔂 𝓲𝓷𝓽𝓮𝓻𝓮𝓼𝓽𝓲𝓷𝓰 𝓽𝓱𝓪𝓽 𝓲 𝓶𝓪𝓭𝓮 𝓽𝓱𝓲𝓼 

Book Review: Harry Potter and the Prisoner of Azkaban :)

Harry Potter And The Prisoner Of Azkaban is the third book in the Harry Potter series. It is my 2nd Harry Potter Book, However I felt that this book is a little darker than the first one i've read but it doesnt lose the magical and fun part. This book is a lot of fun to read, Especially because of the plot. Harry returns to Hogwarts while a dangerous prisoner named Sirius Black has escaped from prison. Everyone believes that Sirius Black was a threat that's why they sent The Dementors also known as the dark creatures that spread fear, are sent to protect the school. During this book I think that Harry learned a lot about history including the truth of his past and the people around him. I prefer this book than my first one because the plot was darker and exciting and The Dementors make the story more scary plus the characters were more mature. Harry became braver, Hermione shows how smart she is and Ron (my personal favorite) proves his loyalty to his friends The writing was am...