Bismillahirrahmanirrahim. Hai, di artikel ini aku akan menceritakan cerita tentang turnamen tennis pertama ku. Aku diberitahu oleh pelatih ku, aku akan masuk turnamen tenis hanya 10 hari sebelum turnamen nya, dan aku sangat terkejut karena aku tidak kesutujuan untuk daftar turnamen. Aku kira aku belum siap untuk turnamen, aku masih ceroboh dan tibak bisa membaca bola dengan baik, tapi pelatih ku bersikeras untuk ikut turnamen nya. Dan aku hanya bisa setuju, karena pelatih ku tau tentang kemajuan ku lebih banyak dari aku. Aku tidak terlalu berharap untuk menang, karena lawan lawan ku sudah latihan dari saat mereka masih sekolah taman kanak kanak. Aku merasa mereka di tingkat yang lebih jauh dari ku, tapi aku tetap semangat. Meskipun mungkin tidak mendapatkan juara satu, aku tetap bisa belajar dari pengalaman mengikut turnamen ini. Aku melakukan banyak persiapan, aku berlatih dengan sangat keras. Aku bahkan membawa cooler untuk perjalanan jauh, karena turnamen nya di toboali yang jarakny...